Berita

Iming-iming Dapat Lahan Satu Hektare Jadi Motif Salah Satu Pelaku Pengrusakan Lahan di Tawamelewe

Muarasultra.com, KONAWE – Sejumlah pelaku perusakan dan penganiayaan yang terjadi di lahan persawahan masyarakat Transmigrasi Desa Tawamelewe, Kecamatan Uepai, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), resmi ditetapkan jadi tersangka.

Dalam kasus ini, pelaku yang ditetapkan menjadi tersangka berjumlah tiga orang. Hal ini dibenarkan Kasat Reskrim Polres Konawe, AKP Taufik Hidayat kepada awak media.

“Ketiga yang jadi tersangka yakni berinisial G (42), A (20) dan E (34) tahun. Ketiga tersangka ini terlibat dalam perkara berbeda, namun semua berkaitan dengan kasus sengketa kepemilikan dan pendudukan lahan,” kata Taufik, Jumat (3/10/2025).

Taufik menerangkan, salah satu tersangka berinisial G diketahui menjalani hukuman kurungan dalam kasus penganiayaan, dan masih menunggu sidang atas perkara lain berupa perusakan.

“Kemudian, tersangka A masih dalam proses penanganan di Polda Sulawesi Tenggara. Sementara seorang lagi berinisial tersangka E belum dilakukan penahanan,” terangnya.

Ada fakta baru yang terungkap dari tersangka. Satu tersangka yakni berinisial A mengaku rupanya dia ikut dalam aksi pendudukan dan perusakan lahan petani transmigrasi di Desa Tawamelewe karena diajak dan diming-imingi imbalan.

A mengaku hanya ikut dalam aksi pendudukan di lahan masyarakat Transmigrasi di Desa Tawamelewe karena dijanjikan satu hektare tanah oleh pihak lain yang kini menjadi tersangka.

Selain itu, A juga mengaku tidak memiliki hak atas lahan di Desa Tawamelewe. Ia hanya tergiur iming-iming dari tersangka lain yang menjanjikan lahan tanpa dasar kepemilikan yang sah.

“Saya ikut karena dijanjikan satu hektare. Saya bahkan sudah menanam waktu itu. Tanaman saya itu yang disemprot sampai mati,” ujar A saat ditemui di rumah tahanan Mapolda Sultra, pada Selasa (2/10/2025).

Pengakuan motif tersangka A rupanya juga sudah diungkap oleh penyidik Polres Konawe dalam aksi konflik yang terjadi di lahan pertanian milik warga transmigrasi Desa Tawamelewe.

Hal itu diperkuat dengan pengakuan beberapa orang saksi yang telah dimintai keterangan oleh Penyidik Polres Konawe. Sejumlah sakti mengaku mereka dijanjikan lahan oleh pihak yang tidak memiliki legalitas.

“Ya benar, ada beberapa saksi dan tersangka memberikan keterangan demikian. Saat ini kami sedang menangani beberapa perkara berbeda dalam konflik Tawamelewe ini. Sudah ada 3 orang yang kami tetapkan sebagai tersangka, dan 2 orang di antaranya telah dilakukan penahanan,” ungkap Taufik.

Taufik menyebut, dalam kasus pendudukan dan perusakan diatas lahan pertanian di Desa Tawamelewe berpotensi akan ada tambahan tersangka lain.

“Perkara ini akan kami kembangkan sampai tuntas. Tidak menutup kemungkinan jumlah tersangka akan bertambah sesuai hasil penyidikan dan alat bukti yang kami dapatkan,” bebernya.

Dia mengimbau agar masyarakat tidak terprovokasi dan mau diming-imingi imbalan terkait polemic lahan pertanian yang terjadi di Desa Tawamelewe.

“Mari sama-sama kita jaga keamanan daerah kita Bumi Konawe agar damai dan kondusif. Jangan melakukan Tindakan melanggar hukum atau main hakim sendiri,” tutup AKP Taufik.

Laporan : Febri Nurhuda

admin

Recent Posts

Polres Konsel Kerahkan Tiga Polsek, Wakapolres Turun Langsung Pastikan Siswa Dapat Penanganan Medis

Muarasultra.com, KONAWE SELATAN - Kepolisian Resor (Polres) Konawe Selatan mengerahkan personel dari tiga kepolisian sektor…

7 menit ago

Proyek Banjir Konaweeha Rp12,9 Miliar di Konawe Disorot, Debu Ganggu Warga dan Material Diduga Ilegal, Polisi Diminta Bertindak

Muarasultra.com, KONAWE - Proyek Pengendalian Banjir Sungai Konaweeha di desa Langgonawe, Kecamatan Wonggeduku, Kabupaten Konawe,…

11 jam ago

Bawa Nama Konawe ke Panggung Regional, King Skate Tampil Gemilang di EIRC 2026

Muarasultra.com, KONAWE - Club sepatu roda Konawe King Skate (KKS) menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang…

13 jam ago

Penerangan Jalan Andowia-Wanggudu Raya Disorot Usai Kecelakaan, IPPMAWA Desak Pemkab Konut Buka Dokumen PJU, Kadis DLH Bungkam

Muarasultra.com, KONAWE UTARA — Minimnya penerangan di sepanjang jalan poros Andowia–Wanggudu Raya, Kabupaten Konawe Utara,…

18 jam ago

Upah Lembur dan Sistem Roster Dipersoalkan, Manajemen PT Sifang Mining Site TMS Konawe Utara Disorot, Buruh Ancam Mogok 21 Oktober

Muarasultra.com, KONAWE UTARA — Ratusan pekerja PT Sifang Mining Indonesia yang bertugas di Site TMS/PT…

21 jam ago

Puluhan Siswa SD dan SMA di Konsel Diduga Keracunan Usai Santap MBG, Dilarikan ke Puskesmas

Muarasultra.com, KONAWE SELATAN – Puluhan siswa sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah atas (SMA) di…

21 jam ago