Harmin Ramba Tuntaskan Sengkarut Persoalan Ganti Rugi Lahan Warga di Areal Bendungan Ameroro

Muarasultra.com, KONAWE – Persoalan ganti rugi lahan warga di areal lokasi Pembangunan Bendungan Ameroro, Kecamatan Uepai, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, terus menuai perhatian publik.

Rapat, Musyawarah hingga Demo berjilid-jilid nampaknya belum jua membuahkan hasil konkret bagi warga yang terkena dampak pembangunan Bendungan senilai 1,6 Triliun tersebut.

Salah satu warga Kecamatan Uepai bernama Gunawan mengatakan persoalan ganti rugi lahan warga di areal Bendungan Ameroro bukanlah hal yang rumit jika pemerintah bisa bekerja profesional.

“Namun apa yang dilakukan oleh salah satu oknum Kepala Desa di Kecamatan Uepai, justru memperkeruh persoalan yang ada,” jelas Gunawan saat melaksanakan orasi di depan Kantor Bupati Konawe, Senin (5/2/2024).

Gunawan saat menyampaikan aspirasinya di depan Kantor Bupati Konawe.

Gunawan bilang, oknum Kepala Desa ini menjadi dalang atas sengkarut ganti rugi lahan warga.

“Sampai hari ini masih ada lahan warga yang belum di verifikasi, bahkan sudah tenggelam tapi belum juga dilakukan verifikasi oleh tim satgas terpadu,” ujarnya.

Kemudian untuk lahan areal penggunaan lain (APL) kata Gunawan, oknum kepala desa ini bekerja sama dengan PT TIU melakukan clearing atau pembersihan tanpa adanya kordinasi dengan pemilik lahan.

“Informasi yang kami terima, anggaran untuk pembersihan lahan itu 3 juta per hektare, dan kami duga oknum kades ini bekerja sama dengan PT TIU untuk mendapatkan keuntungan pribadi,” bebernya.

Puluhan masa gelar aksi demontrasi di depan Kantor Bupati Konawe.

Atas semua kondisi yang ada, Gunawan memastikan semua persoalan ini terjadi karena adanya intervensi kuat dari oknum kades untuk kepentingan pribadinya.

“Jangan berharap ada peresmian jika hak kami tidak dibayarkan,” tandas Gunawan.

Menjawab persoalan ini, Pj Bupati Konawe Harmin Ramba didampingi Ketua DPRD Kabupaten Konawe, Ardin memastikan semua pemilik lahan akan mendapatkan ganti rugi tanpa terkecuali.

“Saya sudah sampaikan, insya allah semua dibayarkan sebelum ramadhan atau sebelum bulan Puasa,” ujar Harmin.

Perihal masih ada lahan warga yang belum diverifikasi atau belum masuk dalam data tim satgas terpadu, Pj Bupati Konawe secara sigap mengeluarkan instruksi untuk segera dicatat untuk kemudian disampaikan ke pihak BWS Wilayah IV untuk dilakukan verifikasi.

“Insya Allah semua kita perjuangkan, do’akan saya sehat agar semua persoalan ini bisa kita selesaikan,” tutup Harmin Ramba.

Laporan : Febri

admin

Recent Posts

Kejati Tetapkan Kabiro Perekonomian Sultra Tersangka Kasus Korupsi Uang Makan Minum

Muarasultra.com, Kendari – Kepala Biro Perekonomian Sekretariat Daerah (Setda) Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Abdul…

29 menit ago

Desa Waworaha-Konawe Raih Nilai Tertinggi Evaluasi Desa Antikorupsi se-Sultra versi KPK

Muarasultra.com, KONAWE - Sebagai tindak lanjut surat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia nomor B/462/DKM.01.02/80-84/01/2026…

46 menit ago

Proyek Rp12,96 Miliar Disorot, Jalan Langgonawe Rusak, Kades Tagih Janji Kontraktor

Muarasultra.com, KONAWE – Kepala Desa Langgonawe, Kecamatan Wonggeduku, Kabupaten Konawe, Muhammad Yusuf, mengeluhkan kerusakan jalan…

4 jam ago

Kapus Tongauna Jelaskan Kronologi Rujukan Pasien, Didampingi Bidan, Ibu dan Bayi Pasien Selamat ‎

Muarasultra.com, KONAWE – Kepala Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) Tongauna, Kabupaten Konawe, Santi, S.KM, memberikan penjelasan…

7 jam ago

KMSJ Kepung Bareskrim dan Kejagung, Desak Penindakan PT Palmina Terkait Lima Putusan MA

Muarasultra.com, JAKARTA – Koalisi Mahasiswa Sulawesi Tenggara–Jakarta (KMSJ) menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung…

9 jam ago

Buntut Kisruh Matarape, Mahasiswa Sultra Desak Aparat Usut Dugaan Pelanggaran PT Askon

Muarasultra.com, JAKARTA – Koalisi Mahasiswa Sulawesi Tenggara (Sultra)-Jakarta kembali menggelar aksi demonstrasi Jilid II di…

21 jam ago