Berita

Dugaan Pemerkosaan dan Perampasan Barang, Oknum Dokpol di RS Bhayangkara Dilaporkan ke Propam Polda Sultra

Muarasultra.com, Kendari — Seorang perwira polisi yang bertugas di bagian Kedokteran Kepolisian (Dokpol) Rumah Sakit Bhayangkara Kendari, Kompol HS, dilaporkan ke Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Sulawesi Tenggara (Sultra), Rabu (8/10/2025).

Kompol HS diduga melanggar Kode Etik Profesi Kepolisian (KEPP) melalui tindakan pemerkosaan dan perampasan barang milik seorang perempuan berinisial H (29).

Dilansir dari Telisik.id, Korban H, yang datang bersama kuasa hukumnya di Mapolda Sultra, menceritakan kepada Paminal Bidpropam bahwa ia kerap diajak oleh Kompol HS untuk menginap di hotel, namun selalu menolak.

Penolakan itu berujung pada dugaan pemaksaan pada Sabtu, 4 Oktober 2025, ketika HS membawanya ke salah satu hotel di Unaaha, Kabupaten Konawe.

“Awalnya dia (HS) datang di tempat kerjaku. Awalnya dia (HS) ajak makan, tapi saya tidak mau, karena saya masih kerja. Disitu dia tunggu, saya bilang jangan kita tunggu,” kata H.

Lanjut, menurut H, penolakan itu tidak dihiraukan. Kompol HS, yang diketahui merupakan dokter spesialis penyakit dalam, justru memaksa dengan cara merampas barang-barang milik korban.

“Dia hadang saya di depan pintu, pintu tempat kerjaku. Dia datang, dia ambil semua barangku, handphone dan jaket, terpaksa saya harus ikut,” ujar H.

H mengaku, setelah dibawa ke hotel, HS memaksanya untuk melakukan hubungan badan. Ia menambahkan, meski pernah menjalin hubungan asmara dengan HS, hubungan itu telah berakhir jauh sebelum peristiwa pemaksaan terjadi.

Kuasa hukum korban, Eka Subakhtiar, menyatakan bahwa perkara ini tidak bisa berhenti di ranah etik semata. Menurutnya, perbuatan yang dilaporkan kliennya masuk kategori tindak pidana.

” Kami tetap akan mengupayakan melanjutkan ini di laporan pidana, namun hari (ini) masih melaporkan terkait di bagian Propam,” kata Eka.

Eka juga mengungkap bahwa perampasan barang kembali terjadi beberapa hari setelah insiden di hotel.

“Kejadian yang kedua itu, kemarin di tanggal 7 (Oktober 2025), (HS) merampas tas dari pengadu dan sampai hari ini belum dikembalikan,” jelasnya.

Sementara itu, Kabid Propam Polda Sultra, Kombes Pol Eko Tjahyo Untoro, yang dikonfirmasi media ini terkait laporan tersebut, belum memberikan tanggapan meski telah dihubungi melalui pesan dan telepon WhatsApp.

Laporan : Redaksi

admin

Recent Posts

Kejari Konawe Jadi Tempat Penitipan Barang Sitaan Kejati, Ada Alat Berat Milik PT Babarina

Muarasultra.com, KONAWE - Sejumlah alat berat jenis eksavator dan dumb truck terparkir di halaman kantor…

12 menit ago

Capt. Mastri Tulak Apresiasi Dedikasi dan Pengabdian Capt. Sorindra dalam Pisah Sambut KUPP Molawe

Muarasultra.com, KONUT – Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas I Molawe, Kabupaten Konawe Utara (Konut),…

51 menit ago

Kejati Tetapkan Kabiro Perekonomian Sultra Tersangka Kasus Korupsi Uang Makan Minum

Muarasultra.com, Kendari – Kepala Biro Perekonomian Sekretariat Daerah (Setda) Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Abdul…

2 jam ago

Desa Waworaha-Konawe Raih Nilai Tertinggi Evaluasi Desa Antikorupsi se-Sultra versi KPK

Muarasultra.com, KONAWE - Sebagai tindak lanjut surat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia nomor B/462/DKM.01.02/80-84/01/2026…

3 jam ago

Proyek Rp12,96 Miliar Disorot, Jalan Langgonawe Rusak, Kades Tagih Janji Kontraktor

Muarasultra.com, KONAWE – Kepala Desa Langgonawe, Kecamatan Wonggeduku, Kabupaten Konawe, Muhammad Yusuf, mengeluhkan kerusakan jalan…

6 jam ago

Kapus Tongauna Jelaskan Kronologi Rujukan Pasien, Didampingi Bidan, Ibu dan Bayi Pasien Selamat ‎

Muarasultra.com, KONAWE – Kepala Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) Tongauna, Kabupaten Konawe, Santi, S.KM, memberikan penjelasan…

9 jam ago