Berita

Dugaan Kejahatan Tambang PT Toshida Indonesia, Mahasiswa Sultra Desak Polres dan Kejari Kolaka Bertindak

Muarasultra.com, KENDARI – Forum Investigasi Mahasiswa Sulawesi Tenggara (FIM Sultra) menggelar aksi demonstrasi di Kepolisian Resor (Polres) Kolaka dan Kejaksaan Negeri Kolaka, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Kamis (22/1/2026).

Diketahui, aksi tersebut merupakan bentuk desakan kepada aparat penegak hukum agar segera mengusut tuntas dugaan pelanggaran serius yang dilakukan oleh PT Toshida Indonesia (PT TI) dalam aktivitas pertambangan yang beroperasi di wilayah Pomalaa, Kabupaten Kolaka.

Pantauan awak media, massa aksi menyampaikan berbagai tuntutan berdasarkan temuan lapangan serta hasil kajian investigatif yang dinilai berpotensi merugikan keuangan negara, mencederai supremasi hukum, serta dugaan menimbulkan kerusakan lingkungan hidup.

Koordinator Lapangan aksi, Andi Rifal, dalam orasinya menegaskan bahwa dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh PT Toshida Indonesia tidak boleh dibiarkan dan harus diproses secara hukum secara transparan dan profesional.

“Kami menduga kuat terdapat cacat hukum dalam penerbitan IPPKH kehutanan PT Toshida Indonesia. Izin tersebut diketahui sempat dicabut akibat tunggakan pajak dan PNBP, namun hingga kini belum ada kejelasan terkait penyelesaian kewajiban kepada negara,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ia menambahkan Polres Kolaka dan Kejaksaan Negeri Kolaka harus segera memanggil dan memeriksa seluruh pihak yang diduga terlibat, baik dari pihak perusahaan maupun instansi terkait.

“Jika aparat penegak hukum tidak segera mengambil langkah konkret, maka patut diduga terjadi pembiaran terhadap praktik pertambangan yang berpotensi merusak lingkungan dan merugikan negara,” tegasnya.

Dalam aksi tersebut, Forum Investigasi Mahasiswa Sulawesi Tenggara membeberkan sejumlah poin tuntutan, di antaranya:

1. Dugaan cacat administrasi dan hukum dalam penerbitan kembali IPPKH kehutanan PT Toshida Indonesia yang beroperasi di wilayah Pomalaa, Kabupaten Kolaka.

2. Dugaan praktik penambangan ilegal, termasuk aktivitas yang diduga melampaui dan/atau berada di luar wilayah izin yang sah.

3. Dugaan pengrusakan lingkungan hidup akibat kegiatan penambangan dan pengangkutan di luar wilayah IUP.

4. Dugaan pengenaan denda PKH sebesar Rp1,2 triliun yang hingga kini belum menunjukkan komitmen pembayaran kepada negara.

5. Belum dilakukannya penyesuaian RKAB Tahun 2026, namun aktivitas pengapalan tetap berjalan serta adanya kerja sama sewa-menyewa pelabuhan dengan pihak PMS.

6. Dugaan kongkalikong dengan pihak PMS dalam pemberian izin jetty dan izin pengangkutan di luar wilayah IUP.

7. Dugaan keterlibatan Syahbandar Pomalaa dalam penerbitan Surat Izin Berlayar (SIB) kepada PT Toshida Indonesia yang dinilai bermasalah.

Andi Rifal menegaskan akan terus mengawal dan mengawasi perkembangan kasus ini hingga adanya kepastian hukum yang jelas dan transparan.

“Kami akan terus mengawal kasus ini sampai benar-benar ada kepastian hukum,” pungkas Andi Rifal.

Hingga berita ini ditayangkan, pihak media masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak terkait lainnya.

Laporan : Redaksi

 

admin

Recent Posts

Antre BBM Berujung Kecewa, Warga Bongkar Dugaan Permainan Barcode Pertalite di SPBU Pohara

Muarasultra.com, KONAWE - Dugaan penyalahgunaan dan penimbunan BBM subsidi jenis pertalite di SPBU 7493407 Pohara,…

12 jam ago

Video Penggerebekan Pria dan Wanita Diduga di Kawasan Industri Nikel Bahodopi Viral di WhatsApp

Muarasultra.com, MOROWALI – Sebuah video amatir berdurasi 48 detik yang memperlihatkan momen penggerebekan seorang pria…

1 hari ago

Istri Diduga Selingkuh, Suami di Besulutu Bakar Rumah Sendiri ‎

Muarasultra.com, KONAWE – Seorang pria berinisial Maruf Sola (56) diduga membakar rumahnya sendiri di Desa…

1 hari ago

Sumber Air Masyarakat Terancam Tambang, KNPI Konut Tolak Kehadiran PT GIP

Muarasultra.com, KONAWE UTARA — Kehadiran Khiroto alam achmad Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten…

1 hari ago

Tekan Angka Kecelakaan, Sat Lantas Polres Konawe Gelar Patroli Simpatik “Selamat Sampai Tujuan” di Jalan Poros Pondidaha

Muarasultra.com, KONAWE – Dalam upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan…

1 hari ago

Nuryadin Tombili Pimpin Rapat Pemantapan Kejuaraan Sepak Bola Sampara Raya Cup 1

Muarasultra.com, KONAWE – Persiapan pelaksanaan Sampara Raya Cup 1 terus dimatangkan. Wakil Ketua DPRD Konawe,…

2 hari ago