Berita

DPW PAN Sultra Imbau Semua Kader Fokus Pada Pemilu, Bukan Mengeluarkan Statement Konyol

Muarasultra.com, KENDARI – Dinamika yang terjadi di tubuh DPD PAN Konawe pasca pengusulan calon Penjabat Bupati Konawe beberapa waktu yang lalu menuai reaksi dari Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai berlambang Matahari tersebut.

Dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Minggu (13/8/2023) Ketua POK DPW PAN Sultra, Sukarman AK, STP., menerangkan bahwa pengusulan Penjabat Bupati Konawe oleh Fraksi, prosesnya sudah pernah terjadi di Kota Kendari saat pengusulan calon Penjabat Wali Kota Kendari.

Kata Sukarman, saat itu salah satu anggota Fraksi mengusulkan 1 nama saja atau tunggal sedangkan aturan pengusulan calon Penjabat itu dibolehkan hingga 3 nama calon.

Hingga akhirnya DPW PAN mengusulkan 3 nama calon Penjabat Walikota Kendari, termasuk nama Asmawa Tosepu yang kita ketahui hari ini sebagai Penjabat Walikota Kendari.

“Jadi apa yang terjadi di Konawe hari ini sudah pernah terjadi di Kota Kendari, aturan membolehkan kita mengusulkan 3 nama malah kita mengusul 1 atau tunggal, itukan tidak benar,” tuturnya.

Sukarman menjelaskan, kelebihan mengusulkan 3 nama adalah ketika 1 atau 2 nama terkandas dalam proses pengusulan minimal fraksi masih memiliki nama atau usulan lain yang memiliki peluang untuk menjadi Penjabat.

“Kalau usulan tunggal dan dia terkandas justru kita tidak apa-apa, tapi kalau 3 pasti peluangnya lebih besar,” jelasnya.

Lebih lanjut, ketua Pengembangan Organisasi dan Keanggotaan (POK) DPW PAN Sultra, Sukarman menyebut, DPD PAN Konawe terlalu percaya diri dengan mengusulkan 1 nama calon Penjabat Bupati Konawe.

“Sangat disayangkan, terlalu percaya diri akhirnya membatasi usulan,” tambahnya.

Terkait isu sanksi atau PAW Ketua DPRD Konawe, Sukarman bilang itu pernyataan yang konyol dan tidak benar adanya.

“Tidak benar, bagaimana ceritanya orang lain yang berbuat orang lain yang disalahkan, itukan konyol namanya,” ketus Sukarman.

Kesimpulannya kata dia, DPD PAN Konawe memilih mengakomodir usulan sendiri dan memaksakan kehendak tanpa mendengar masukan DPW dan DPP PAN.

“Sudah terlanjur, proses dan tahapan pengusulan calon Penjabat Bupati Konawe telah selesai, sekarang semua kader PAN harus focus dan persiapkan diri jelang Pemilu, itu yang paling penting sekarang,” Pungkasnya.

Laporan : Febri

admin

Recent Posts

Antri BBM Tiada Akhir, Warga Konawe Curhat Sulitnya Mendapatkan BBM di Pertamina

Muarasultra.com, KONAWE - Antrian bahan bakar minyak atau BBM subsidi jenis pertalite di Kabupaten Konawe…

3 jam ago

Kejari Konawe Jadi Tempat Penitipan Barang Sitaan Kejati, Ada Alat Berat Milik PT Babarina

Muarasultra.com, KONAWE - Sejumlah alat berat jenis eksavator dan dumb truck terparkir di halaman kantor…

4 jam ago

Capt. Mastri Tulak Apresiasi Dedikasi dan Pengabdian Capt. Sorindra dalam Pisah Sambut KUPP Molawe

Muarasultra.com, KONUT – Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas I Molawe, Kabupaten Konawe Utara (Konut),…

4 jam ago

Kejati Tetapkan Kabiro Perekonomian Sultra Tersangka Kasus Korupsi Uang Makan Minum

Muarasultra.com, Kendari – Kepala Biro Perekonomian Sekretariat Daerah (Setda) Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Abdul…

6 jam ago

Desa Waworaha-Konawe Raih Nilai Tertinggi Evaluasi Desa Antikorupsi se-Sultra versi KPK

Muarasultra.com, KONAWE - Sebagai tindak lanjut surat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia nomor B/462/DKM.01.02/80-84/01/2026…

6 jam ago

Proyek Rp12,96 Miliar Disorot, Jalan Langgonawe Rusak, Kades Tagih Janji Kontraktor

Muarasultra.com, KONAWE – Kepala Desa Langgonawe, Kecamatan Wonggeduku, Kabupaten Konawe, Muhammad Yusuf, mengeluhkan kerusakan jalan…

10 jam ago