Muarasultra.com, Konawe – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Konawe memastikan aspirasi masyarakat terkait revitalisasi Pasar Pondidaha dari pasar tradisional menjadi pasar modern akan menjadi perhatian serius dan segera ditindaklanjuti.
Komitmen tersebut disampaikan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Konawe, Nuryadin Tombili, ST, bersama Anggota DPRD Konawe, Fakruddin, S.Hut, Abdul Rahim serta Safruddin saat menerima aspirasi warga Kecamatan Pondidaha di Kantor DPRD Konawe, Senin (22/6/2026).
Nuryadin Tombili menegaskan bahwa Pasar Pondidaha sudah sangat layak mendapatkan perhatian pemerintah daerah.
Menurutnya, pasar tersebut merupakan salah satu fasilitas publik yang memiliki kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD), sehingga keberadaannya harus didukung dengan sarana dan prasarana yang memadai.
”Aspirasi ini akan kami tindak lanjuti. Ini menjadi penting karena banyak masyarakat kita yang menggantungkan aktivitas ekonominya di pasar tersebut. Tentu akan kami teruskan kepada pemerintah agar segera dilakukan perbaikan,” ujar Nuryadin.
Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu menambahkan bahwa seluruh aset dan fasilitas pemerintah yang berpotensi menjadi sumber PAD harus mendapatkan perhatian dan pengelolaan yang optimal agar mampu memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat.
Pada kesempatan yang sama, Anggota DPRD Konawe, Fakruddin, mengungkapkan bahwa rencana revitalisasi Pasar Pondidaha telah mendapatkan dukungan penuh dari seluruh anggota DPRD Konawe.
”Kami semua sudah bersepakat untuk mendorong agar revitalisasi pasar ini segera dilakukan,” katanya.
Fakruddin menjelaskan, usulan revitalisasi pasar akan diupayakan masuk dalam pembahasan Anggaran Perubahan Tahun 2026. Namun, apabila keterbatasan anggaran belum memungkinkan pembiayaan secara menyeluruh, maka pembangunan akan dilakukan secara bertahap.
”Kita upayakan masuk dalam anggaran perubahan. Sebelumnya kami sudah sempat berkoordinasi ke kementerian, namun karena adanya musibah di Aceh dan Sumatera, pendanaan untuk revitalisasi pasar sempat tertunda. Karena itu, kita akan kembali mengupayakannya melalui perubahan anggaran. Kalau belum bisa didanai sepenuhnya, maka akan dilakukan secara bertahap,” jelas Fakruddin.
Pasar Pondidaha selama ini menjadi salah satu pusat aktivitas ekonomi masyarakat dari sejumlah kecamatan di Kabupaten Konawe. Selain menjadi tempat transaksi perdagangan, pasar tersebut juga berperan sebagai jantung perekonomian masyarakat setempat.
Oleh karena itu, revitalisasi pasar dinilai sangat penting untuk menciptakan lingkungan perdagangan yang lebih nyaman, tertata, bersih, dan representatif, sekaligus mendorong peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat serta kontribusinya terhadap pendapatan daerah.
Penyampaian aspirasi masyarakat Pondidaha di kantor DPRD Konawe mendapatkan pengawalan aparat kepolisian resor Konawe serta Polsek Pondidaha dan Satpol-PP. Kegiatan berlangsung tertib dan aman hingga masa aksi membubarkan diri dari kantor DPRD Konawe.
Laporan : Febri Nurhuda
Muarasultra.com, KOLAKA - Sebuah video yang memperlihatkan keributan melibatkan puluhan orang di kawasan tambang viral di…
Marasultra.com, KENDARI – Informasi mengenai peralihan kepemilikan saham PT Pandu Urane Perkasa (PUP) mencuat setelah…
Muarasultra.com, KONAWE – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2026 siap…
Muarasultra.com, BANTUL – Langkah Unaaha FC Sulawesi Tenggara untuk lebih cepat mengamankan tiket menuju babak…
Muarasultra.com, KONAWE – Kafilah Kabupaten Wakatobi resmi tiba di Kabupaten Konawe untuk mengikuti Musabaqah Tilawatil…
Muarasultra.com, Kendari - Kasus Laporan Dugaan Pencemaran nama baik dan fitnah melalui sarana media sosial…