Berita

Disnaker Sultra Terima Laporan Kecelakaan Kerja Karyawan PT KDI di Lokasi Jetty PT AKP

Muarasultra.com, KENDARI – Disnaker Sultra melalui Bidang Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (Binwasnaker) telah menerima laporan kecelakaan kerja yang terjadi di lokasi pertambangan PT Adhi Kartiko Putra (AKP).

Laporan kecelakaan kerja yang dimaksud adalah peristiwa maut yang merenggut nyawa satu orang karyawan tambang. Dimana sopir Dump Truck PT Kelompok Delapan Indonesia (KDI) tewas usai mobil yang ia kendarai menabrak bagian belakang truk milik PT AKP pada hari Minggu (9/2/2025).

Insiden kecelakaan kerja di lokasi pertambangan PT Kelompok Delapan Indonesia (KDI).

Dikabarkan saat peristiwa terjadi Sopir bahas diduga mengangkut ore nikel akan dikapalkan menggunakan Jetty Termum milik PT Adi Kartiko Pratama (AKP).

Kepala Binwasnaker dan K3 Disnakertrans Sultra Asnia Nidi mengatakan pihaknya telah menerima laporan perihal kecelakaan kerja yang terjadi di lokasi pertambangan PT AKP.

“Sudah masuk laporannya pak, dalam waktu dekat kami akan turun melakukan penyelidikan perihal insiden ini,” ujar Niar saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Kamis (13/2/2025).

Niar juga menegaskan perihal insiden kecelakaan ini, pihaknya akan melakukan penelusuran jika terdapat kelalaian yang dilakukan oleh perusahaan pihaknya akan merekomendasikan untuk dilakukan penghentian kegiatan.

Insiden kecelakaan kerja Karyawan PT Kelompok Delapan Indonesia (KDI).

Sebelumnya, Insiden kecelakaan kerja menewaskan seorang yang diduga karyawan PT Kelompok Delapan Indonesia (KDI).

Peristiwa ini terjadi di Kecamatan Langgikima, Kabupaten Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara (Sultra), Minggu (9/2/2025).

Peristiwa maut yang merenggut nyawa satu orang karyawan tambang itu bermula, saat Dump Truck PT KDI yang kabarnya diduga mengangkut ore nikel akan dikapalkan menggunakan Jetty Termum milik PT Adi Kartiko Pratama (AKP).

Dalam dokumentasi foto dan Informasi yang dihimpun media ini, terlihat seorang pria yang diduga merupakan karyawan perusahaan tambang PT KDI tewas berlumuran darah akibat bodi depan kendaraan dump truk yang dikemudinya penyok.

Kondisi karyawan PT Kelompok Delapan Indonesia usai mengalami kecelakaan kerja di Konawe Utara.

Belum diketahui pasti penyebab terjadinya kecelakaan itu.

Kendaraan Dump Truck yang dikemudi korban.
Di peristiwa itu nampak sopir tersebut tidak menggunakan Alat Pelindung Diri (APD), sebagaimana aturan setiap perusahaan tambang yang berpedoman pada Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Yang mana harusnya juga, PT AKP selaku pemilik jetty yang digunakan PT KDI, melakukan koordinasi ke pihak sopir Dump Truck PT KDI (korban) untuk membekali diri menggunakan APD saat mengemudi atau menjalankan tugas dilapangan. Sayangnya hal itu rupanya tidak dilakukan.

Pihak media ini juga mencoba mengkonfirmasi ke managemen PT KDI dan AKP via WhatsApp, namun belum ada tanggapan.

Laporan : Redaksi

admin

Recent Posts

Beredar Video Insiden Fatality di Lokasi PT SCM Jalur BDM, Dua Unit Truk Diduga Tabrakan

Muarasultra.com, KONAWE - Beredar video insiden fatality di jalur Hauling PT Sulawesi Cahaya Mineral (PT…

9 jam ago

Gerebek Tiga Lokasi di Kampung Salo, Polda Sultra Amankan 11 Orang, Sejumlah Sajam Hingga Selongsong Peluru

Muarasultra.com, KENDARI – Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra) mengungkap hasil penggerebekan dan pembersihan di…

10 jam ago

Dua Periode Pimpin Lamoen, Arlin Saranani Kembali Maju dengan Moto “Mengabdi dengan Hati, Membangun dengan Bukti”

Muarasultra.com, KONAWE SELATAN - Memasuki kontestasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Desa Lamoen tahun 2026, sosok…

13 jam ago

Polisi Bersama Masyarakat, Kapolsek Pondidaha Ajak Warga Cegah Narkoba dan Jaga Kamtibmas Lewat Jumat Keliling

Muarasultra.com, KONAWE – Kapolsek Pondidaha, Iptu Amar Asran, S.H., mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap keamanan…

14 jam ago

Proyek Penanggunglangan Banjir di Wonggeduku Gunakan Material Batu dari Kecamatan Sawa

Muarasultra.com, KONAWE - Proyek penanggunglangan banjir sungai Konaweeha milik PJSA di desa Langgonawe, Kecamatan Wonggeduku,…

15 jam ago

Kejati Sultra Tetapkan Eks Sekda dan Bendahara Jadi Tersangka, Siapa Menyusul?

Muarasultra.com, KONAWE - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara menetapkan dua orang tersangka dalam perkara dugaan…

1 hari ago