Berita

Demo di Mabes Polri, Mahasiswa Desak Mabes Polri Tangkap Petinggi PT GKP Hendra Surya dan Bambang Murtisiyono

Muarasultra.com, JAKARTA – Jaringan Aktivis Mahasiswa Hukum Sulawesi Tenggara (Sultra) Jakarta menggelar aksi unjuk rasa didepan markas besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri), Senin (6/1/2025).

Aksi demontrasi ini dilakukan dalam rangka melaporkan dua petinggi PT. Gema Kreasi Perdana, Hendra Surya dan Bambang Murtisiyono.

Aksi ini juga untuk mendesak Mabes Polri dan KLHK RI menghentikan seluruh aktivitas perusahaan pertambangan PT GKP di Konawe Kepulauan.

“Kami menilai bahwa perusahaan ini telah menyebabkan konflik horizontal berkepanjangan antara masyarakat dan pihak perusahaan di Kabupaten Kepulauan Wawonii,” Ujar kordinator aksi Muhammad Rahim.

Rahim menyampaikan bahwa pihaknya akan terus turun ke Mabes Polri untuk menuntut agar Bareskrim Polri segera memanggil dan memeriksa Hendra Surya dan Bambang Murtisiyono, yang ia sebut sebagai aktor intelektual dalam aktivitas pertambangan yang melanggar hukum.

Ia menegaskan bahwa PT. Gema Kreasi Perdana telah mengabaikan berbagai aturan hukum, termasuk putusan Mahkamah Agung yang melarang aktivitas pertambangan di wilayah pulau pesisir kecil, khususnya di Kabupaten Kepulauan Wawonii.

“Putusan Mahkamah Agung yang jelas melarang aktivitas pertambangan di wilayah pulau pesisir kecil telah diabaikan oleh kedua petinggi PT. Gema Kreasi Perdana. Ini adalah pelanggaran hukum yang harus segera diproses oleh Bareskrim Polri,” ujarnya.

Iapun menambahkan bahwa pengabaian terhadap regulasi yang berlaku telah merugikan masyarakat sekitar dan merusak lingkungan.

Muhammad Rahim juga menyoroti dampak buruk yang ditimbulkan oleh aktivitas pertambangan PT. Gema Kreasi Perdana terhadap masyarakat Kabupaten Konawe Kepulauan.

Sejak beroperasinya perusahaan ini, kualitas air laut di kawasan sekitar mengalami pencemaran, yang berdampak langsung pada kehidupan nelayan setempat. “Air laut menjadi kotor, dan para nelayan kesulitan untuk mencari ikan. Selain itu, kerusakan lingkungan yang ditimbulkan oleh pertambangan menyebabkan semakin banyak pepohonan yang punah,” jelasnya.

Menurut Rahim, kerusakan lingkungan yang terjadi di wilayah pulau pesisir kecil ini tidak hanya merugikan perekonomian masyarakat, tetapi juga berpotensi menyebabkan bencana alam yang membahayakan keselamatan warga setempat. “Kerusakan alam ini dapat berisiko bagi keselamatan masyarakat di wilayah tersebut, yang semakin terancam oleh aktivitas pertambangan yang tidak bertanggung jawab,” tambahnya.

Sementara itu, Muhaidin, seorang mahasiswa asal Kabupaten Kepulauan Wawonii, turut menyampaikan orasi dalam aksi tersebut. Dalam pernyataannya, Muhaidin mengungkapkan bahwa kehadiran PT. Gema Kreasi Perdana telah mengganggu kehidupan masyarakat setempat.

“Sejak perusahaan ini beroperasi, masyarakat kami merasa sangat dirugikan. Mereka kesulitan mencari ikan, dan kerusakan lingkungan semakin parah. Kami mendesak agar perusahaan ini segera menghentikan aktivitas pertambangan mereka dan angkat kaki dari kampung kami,” tegas Muhaidin.

Muh rahim, Menegaskan Dalam Waktu Dekat Ini Kami Akan Kembali Bertandang Di depan Markas Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri), Kementrian Lingkungan dan Kehutan (Klhk) RI, Kementerian Energi, Migas Mineral dan Batu Bara (ESDM) RI Serta Di Harita Group. Untuk Mengawal Kasus Ini Sampai Benar – Benar Tuntas.

Laporan : Febri

 

admin

Recent Posts

CERI Soroti Penawaran Identik 9 Perusahaan dalam Pengadaan Renovasi Gedung Cipta Karya Tahun 2023 Tak Disidik Kejati DKI

Muarasultra.com, JAKARTA – Center for Energy and Resources Indonesia (CERI) menyoroti proses pengadaan proyek penataan…

4 jam ago

Kesempatan Setara untuk Semua, Yusran Akbar Apresiasi Alfamidi Serap Tenaga Kerja Disabilitas

Muarasultra.com, KONAWE – Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, ST melalui Kadis Nakertrans Ir. Ilham Jaya…

17 jam ago

Kapolres Rangkul Mahasiswa: Sinergi Dijaga, Wujudkan Situasi Kamtibmas Aman dan Damai

Muarasultra.com, Konawe – Dalam rangka memperkuat kemitraan dan membangun komunikasi yang konstruktif dengan elemen mahasiswa,…

17 jam ago

Polda Sultra Diminta Selidiki 11 Titik Kegiatan Cetak Sawah di Koltim, Diduga Tidak Sesuai Progres Lapangan

‎Marasultra.com, KENDARI - Sebanyak 11 (sebelas) titik kegiatan cetak sawah di Kabupaten Kolaka Timur (Koltim),…

23 jam ago

Pemkab Konawe Tegaskan Larangan Jual BBM Bersubsidi dengan Harga Berlebihan

Muarasultra.com, KONAWE – Pemerintah Kabupaten Konawe mengambil langkah untuk mengantisipasi kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM)…

24 jam ago

Pemkab Konawe dan Bulog Unaaha Salurkan 985,83 Ton Beras Bantuan Pangan Periode Juli – September Tahun 2026

Muarasultra.com, KONAWE – Perum Bulog Kantor Cabang Unaaha kembali menyalurkan Bantuan Pangan (Banpang) berupa beras…

1 hari ago