Cerita Mistis Pasca Ditemukannya Pria yang Hilang di Gunung Sopura Konut

oleh -63 Dilihat
oleh
Proses evakuasi Ucok pria asal desa Ala Wanggudu ,Konawe Utara yang dilaporkan hilang di Gunung Sopura.

Muarasultra.com, Konawe Utara – Warga Desa Ala Wanggudu, Kecamatan Asera, Kabupaten Konawe Utara bernama Ucok (41) yang sempat dilaporkan hilang saat mengecek sapi akhirnya ditemukan selamat pada Rabu (3/5/23) siang.

Kabag Ops Polres Konawe Utara, AKP Sunari yang memimpin proses pencarian mengatakan, Ucok ditemukan dalam kondisi lemas dan setengah sadar di lereng Gunung Sopura desa setempat.

AKP Sunari kemudian menceritakan detik-detik korban ditemukan. Petunjuk awal sekitar pukul 13.00 WITA, HP Nokia yang dibawa korban berhasil dihubungi oleh tim pencari.

Saat berbicara melalui sambungan telepon dengan tim pencari, korban menangis tersedu-sedu, korban mengatakan merasa sangat takut, dan berpamitan bahwa dia akan dibawa pergi.

Pria di Konut yang sempat hilang ditemukan lemas dan kelelahan.

Saat berbicara melalui sambungan telepon itu, korban tak tahu dirinya berada di mana.

Dengan petunjuk awal itu, tim kemudian dibagi ke dalam tiga kelompok untuk mencari keberadaan korban, ada yang mencari di sekitar kebun, menyisir sungai, dan ke wilayah hutan.

Dalam proses mencari keberadaan korban tersebut juga melibatkan tim IT yang bertugas melacak posisi korban melalui sinyal HP-nya, dan juga melibatkan paranormal.

Melalui kerjasama semua tim, korban akhirnya ditemukan di hutan di bawah lereng gunung Sopura.

Tim gabungan saat mengevakuasi pria hilang di lereng gunung Sopura Konawe Utara.

“Pada saat ditemukan itu korban dalam posisi merangkak berusaha keluar dari lereng gunung, korban juga setengah sadar, ling-lung belum bisa diajak komunikasi,” jelas AKP Sunari dihubungi Sultranesia.

“Alhamdulilah kondisi korban selamat, tidak luka sama sekali. Tapi hanya lemas dan setengah sadar,” sambungnya.

Sunari mengatakan, belum diketahui secara pasti penyebab korban bisa hilang dan ditemukan dilereng gunung sebab korban belum bisa dimintai keterangan.

Namun, berdasarkan cerita warga setempat dan juga tim yang melakukan pencarian, wilayah tersebut terkenal angker.

Lebih lanjut berdasar keterangan warga, kata Sunari, untuk bisa sampai ke lereng gunung tersebut melewati beberapa hutan black spot yang terkenal angker. Jarak tempuh ke lereng gunung tersebut juga cukup jauh.

“Untuk penyebabnya memang belum diketahui pasti karena korban belum bisa diwawancari. Tapi melihat kondisi medan tempat korban ditemukan, kemudian kondisi korban juga yang setengah sadar, seperti orang ling-lung, ya dugaan kami hilangnya korban ini ada kaitanya dengan hal-hal ghaib (diduga disembunyikan mahluk halus),” jelasnya.

Tim gabungan saat mengevaluasi korban hilang di Konut.

“Ya dugaan kami ada kaitanya (dengan mahluk halus), apalagi menurut warga korban pergi ke sekitar wilayah itu pada sore hari menjelang magrib,” sambungnya.

Saat ini korban sudah dievakuasi dan dalam perawatan medis. AKP Sunari mengucapkan terimakasih kepada seluruh tim yang tergabung dalam proses pencarian, ada dari Polres Konut, Basarnas, BPBD, Pemerintah Desa dan warga desa setempat.

Diberitakan sebelumnya, korban dinyatakan hilang saat hendak mengecek sapi di kebunnya pada Selasa (2/5) sore. Korban menggunakan perahu untuk menyeberangi sungai dan sampai ke tempat sapi-sapinya dilepas.

Kebiasaan korban berangkat jam 4 sore dan telah kembali ke rumah pada jam 5. Namun hingga malam hari korban tak kembali, hingga pada akhirnya korban ditemukan selamat di lereng gunung.

Laporan : Febri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.