Muarasultra.com, KENDARI – Nening Febriyani Rivai anak tukang las asal Kelurahan Wawotobi, Kecamatan Wawotobi, Kabupaten Konawe ini berhasil menjadi wisudawan terbaik pada wisuda gelombang pertama Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari periode April-Juli 2023, Selasa (8/8/2023).
Nening sukses mendapatkan gelar wisudawan terbaik dengan raihan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sempurna yaitu 4,0. Dengan lama studi 3 tahun 11 bulan, pada Program Studi Antropologi Sosial, Fakultas Ilmu Budaya (FIB).
“Saya sangat senang sekali mendapatkan predikat ini dari ribuan mahasiswa yang ada. Ini semua berkat motivasi dari kedua orang saya,” kata wanita asal Kelurahan Wawotobi, Kecamatan Wawotobi, Kabupaten Konawe ini.
Anak dari pasangan Yahya Rivai (ayah) dan Nurmin (Ibu) ini, mengaku tidak menyangka dengan prestasi yang ia raih tersebut, lantaran ia hanya menjalankan kewajiban sebagai mahasiswa pada umumnya.
Namun, selama proses perkuliahan ia selalu melakukan kebiasaan untuk mempelajari dokumen Rencana Pembelajaran Semester (RPS) yang sebelumnya telah dibagikan kepada mahasiswa sebelum proses pembelajaran dimulai.
“Tiap mata kuliah itu ada RPS. Jadi sebelum masuk kuliah itu pasti saya mempelajari dulu RPS itu. Jadi kalau masuk kelas pasti sudah tau apa yang akan dibahas oleh dosen-dosen,” jelas anak kedua dari 3 bersaudara ini.
“Jadi saya sudah menguasai materi. Jadi kalau masuk kelas yang lain pada diam, saya sudah tahu materi apa yang akan dibawakan,” tambahnya.
Kedepannya usai menyelesaikan pendidikan S1 nya tersebut, ia berkeinginan untuk melanjutkan pendidikan S2 jika berhasil mendapatkan beasiswa.
“Tapi kembali lagi ke dua orang tua saya maunya saya bagaimana. Saya mengikuti mengikuti kedua orang tua. Tapi kalau keinginan untuk lanjut S2 pasti ada. InsyaAllah kqlau dapat beasiswa lanjut,” bebernya.
Lanjut ia menyampaikan bahwa sebelum kuliah di UHO Kendari beberapa tahun lalu. Nening mengaku sempat tidak mendapatkan izin dari ayahnya, lantaran tidak ingin Nening pergi jauh dari kedua orangtuanya.
“Tapi mama saya memberi kepercayaan bahwa dia (ibunya) yang akan tanggung jawab kalau ada apa-apa sama saya. Alhamdulillah selesai dan dapat predikat cumlaude,” ungkapnya.
Sementara itu, Ibunda dan ayah Nening mengaku sangat bersyukur dengan apa yang telah diraih oleh putrinya tersebut.
“Saya sangat bersyukur, apapun yang dia lakukan untuk pelajarannya saya usahakan dan memang perjuangannya sulit,” kata sang ibu dengan suara terbata-bata sembari berusaha menahan air mata kebahagiaan yang tidak bisa ia bendung.
Ia berharap kedepannya, putrinya tersebut bisa lebih baik karena masih banyak cita-cita yang akan dilanjutkan.
“Semoga tercapai keinginan anak saya,” harapnya.
Untuk diketahui, ayahanda Nening bekerja di bengkel las miliknya dan ibunya sebagai Ibu Rumah Tangga (IRT).
Laporan : Redaksi
Muarasultra.com, KONAWE – Seorang oknum kepala desa di Kecamatan Latoma, Kabupaten Konawe, berinisial S, diduga…
Muarasultra.com, KENDARI – Narapidana korupsi pertambangan, Supriadi, dipindahkan ke Lapas Nusakambangan. Langkah tegas diambil Kakanwil…
Muarasultra.com, KENDARI – Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas I Molawe membuka layanan aduan 24…
Muarasultra.com, KONAWE – Di tengah dorongan kuat pemerintah pusat untuk melakukan efisiensi anggaran melalui Instruksi…
Muarasultra.com, JAKARTA – Tim penyidik resmi menetapkan Hery Susanto (HS) , yang menjabat sebagai Anggota…
Muarasultra.com, JAKARTA - Lembaga yang seharusnya menjadi benteng pengawasan pelayanan publik justru diguncang dari dalam.…