Muarasultra.com, Kolaka – Ketua Konsolidasi Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) Sulawesi Tenggara (Sultra) mengutuk keras oknum – oknum yang mencoba menghalangi aksi demonstrasi yang dilaksanakan oleh DPC SBSI Kabupaten Kolaka.
Aksi demonstrasi DPC SBSI Kolaka ditujukan ke PT Vale Site Pomalaa pada pagi Hari Kamis, Tanggal 6 Maret 2025 berakhir ricuh.
Kericuhan itu terjadi diduga adanya oknum – oknum yang ikut campur tangan bak preman dan tidak memiliki kapasitas yang jelas didalam perusahaan Vale itu.
Olehnya itu, Ketua Konsolidasi SBSI Sultra, Agus Rohi mengecam dan angkat bicara.
Agus Rohi dengan tegas mengatakan bahwa dirinya mengutuk keras kejadian tersebut, serta mempertanyakan kapasitas oknum – oknum yang diduga preman telah menghalang halangi DPC SBSI Kolaka yang sedang melakukan aksi demonstrasi.
“Pihak perusahaan tidak profesional sehinga terjadi keributan pada saat aksi di wilayah perusahaan,” ucapnya.
Kepada media ini, atas kejadian itu, Agus menyampaikan bahwa pihaknya akan melakukan konsolidasi besar – besaran untuk melakukan aksi selanjutnya.
Sementara itu, pihak PT. Vale belum berhasil di konfirmasi dikarenakan jarak dan waktu, serta media ini tidak memiliki nomor perusahaan yang bisa dihubungi untuk meminta tanggapan/klarifikasi resminya.(Rls)
Laporan : Febri
Muarasultra.com, KONAWE - Salah seorang warga Konawe bernama Puspa mengeluhkan Barcode kendaraan miliknya telah digunakan…
Muarasultra.com, KONAWE - Belum sepekan bergulir, turnamen sepak bola Sampara Raya Cup I di Kabupaten…
Muarasultra.com, KONAWE – Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Konawe memperkuat komitmennya dalam mempercepat legalisasi aset-aset keagamaan…
Muarasultra.com, KENDARI – Sebanyak 15 pegawai Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Konawe mengikuti Ujian Seleksi Kelompok…
Muarasultra.com, KONAWE — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe bersama Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Konawe dan aparat…
Muarasultra.com, KONAWE – Momentum Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 menjadi langkah nyata dalam mengamankan…